Panduan Penulis

PEDOMAN PENULISAN NASKAH 
Jurnal ARMUZNA (Arafah-Mudzalifah-Mina) : Academic Journal of Hajj and Umra 

 

PEDOMAN PENULISAN NASKAH 
JURNAL WAWASAN 

A. PERSYARATAN UMUM PENULISAN NASKAH 
1. Naskah belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dalam proses pengajuan untuk 
publikasi ke media lain dan tidak mengandung unsur plagiat dengan dilampiri pernyataan 
tertulis dari penulis. 
2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan kerapatan baris 1 spasi, 
font Times New Roman 12, ukuran kertas A4, margin atas 3 cm., bawah 2.5 cm., kiri 2.5 
cm., dan kanan 2 cm. 
3. Panjang naskah minimal 4000 kata (sekitar 14 halaman) dan maksimal 7000 kata (sekitar 20 
halaman) sudah termasuk gambar, grafik/ tabel (jika ada) dan daftar pustaka yang 
menyertainya. 
4. Naskah harus disertai dengan abstrak dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 
5. Naskah dikirim melalui online submission Jurnal Wawasan dengan alamat 
https://ejournal.fs-unikcps.com/index.php/arraudhah-mhu/about/submissions (langsung klik daftar/register).   
6. Semua naskah yang masuk ke redaksi akan melalui proses blind review oleh mitra bebestari 
setelah review oleh redaksi. Naskah yang dimuat akan disunting kembali oleh redaksi tanpa 
mengubah substansi isi. 

 

B. STRUKTUR NASKAH ILMIAH  
1. Judul 
a. Judul hendaknya ringkas, efektif dan informatif, dengan jumlah 12 kata¸termasuk kata 
penghubung.  
b. Jenis huruf Times New Roman 16, dengan jarak baris 1 spasi. 
2. Identitas Penulis 
a. Artikel disertai dengan identitas penulis yang meliputi: Nama penulis tanpa gelar 
akademik (Times New Roman 12 ditebalkan), afiliasi kelembagaan penulis, alamat 
lembaga, dan e-mail (Times New Roman 10, jarak 1 spasi). 
b. Afiliasi kelembagaan mahasiswa mengikuti tempat dimana yang bersangkutan belajar. 
c. Nama penulis dan urutan penulis (bila lebih dari satu penulis) harus sudah disepakati 
semua penulis, biasanya berdasarkan besarnya kontribusi dan partisipasi dalam 
pelaksanaan penelitian dan penulisan laporan, dan semua penulis bertanggung jawab atas 
isi artikel. 
3. Abstrak 
a. Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual, meliputi tujuan penelitian, metode penelitian, 
hasil dan simpulan. 
b. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, panjang abstrak berkisar 
antara 150 - 250 kata dalam satu paragraf, huruf Times New Roman 10. 
4. Kata Kunci 
a. Kata kunci terdiri atas 3 – 5 kata dan/atau kelompok kata. 
b. Kata-kata diketik miring (italic), antara kata kunci dipisahkan oleh titik koma (;) 
5. Pendahuluan 
a. PENDAHULUAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan. 
b. Pendahuluan hendaknya mengandung latar belakang masalah; hipotesis (bila ada), tujuan 
dan metode penelitian; umumnya artikel tidak terlalu ekstensif, sekitar 2 halaman 1 spasi; 
pendahuluan mengacu pada beberapa pustaka yang menjadi landasan teori atau alasan 
penelitian. 
6. Hasil dan Pembahasan 
a. HASIL DAN PEMBAHASAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan. 


b. Sajian dalam hasil dan pembahasan ditulis secara bersistem, hanya hasil data/informasi 
yang terkait dengan tujuan penelitian; sederhanakan tabel dan menggunakan tabel 
terbuka, dan gambar peta lebih difokuskan pada objek yang diteliti serta jangan terlalu 
besar ukuran filenya serta rumit (diupayakan dalam format JPG); tabel dan gambar diberi 
nomor urut. Contoh penulisan tabel: Tabel 3. 
c. Penggunaan subjudul dalam pembahasan sesuai dengan keperluan pembahasan. 
d. Teknik pengutipan sumber rujukan menggunakan catatan kaki/footnote, menggunakan 
sistem sitasi Chicago Manual of Style 16

th edition (full note, no ibid) font Times New 
Roman 10, selengkapnya lihat contoh di ketentuan teknis penulisan catatan kaki. 
7. Simpulan 
a. SIMPULAN ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan. 
b. Simpulan hendaknya merupakan jawaban atas pertanyaan penelitian, dan diungkapkan 
bukan dalam kalimat stastistik.  
8. Ucapan Terima Kasih 
a. Bila ada UCAPAN TERIMAKASIH, ditulis huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan 
b. Berisi ucapan terimakasih kepada lembaga pemberi dana, dan atau individu yang telah 
membantu dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan artikel. 
9. Daftar Pustaka 
a. DAFTAR PUSTAKA ditulis di tengah dengan huruf besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan 
b. Literatur yang dicantumkan dalam daftar pustaka hanya memuat sumber-sumber yang 
dirujuk atau dikutip dalam artikel. 
c. Sumber rujukan yang dirujuk dalam artikel, hendaknya merujuk dari salah satu atau 
beberapa artikel jurnal ilmiah. 
d. Artikel hendaknya merujuk atau mengutip salah satu atau beberapa artikel Jurnal 
Wawasan. 
e. Teknik penulisan daftar pustaka, menggunakan sistem sitasi Chicago Manual of Style 16

th 
edition (full note, no ibid) font Times New Roman 12. Selengkapnya bisa dilihat pada 
ketentuan teknis penulisan daftar pustaka. 

 

C. KETENTUAN TEKNIS PENULISAN NASKAH 
1. Penulisan Pengutipan 
a. Pengutipan rujukan dalam pembahasan hendaknya tidak terlalu panjang. 
b. Kutipan langsung kurang dari lima baris ditulis di antara tanda kutip lengkap bersatu 
dalam alinea dan dimiringkan (italic). 
c. Kutipan langsung lima baris atau lebih ditulis dalam alinea tersendiri tanpa tanda kutip. 
Posisi penulisan diberi indent lurus dengan baris awal alinea. 
d. Kutipan tidak langsung yaitu pengutipan sebuah teks yang disarikan dan dituliskan dalam 
kalimat sendiri, ditulis sebagai bagian dari alinea tanpa tanda kutip/tanda petik. 
e. Pengutipan hasil penelitian atau pendapat orang lain, sebaiknya menggunakan kutipan 
tidak langsung (menggunakan kalimat sendiri, bukan kalimat yang persis sama). 
f. Kutipan ayat Alquran dan Hadis dituliskan dengan huruf Arab sesuai teks aslinya, 
termasuk tanda-tanda bacanya, dengan menggunakan Font Traditional Arabic 16 cetak 
tebal. Ayat Alquran ditulis lengkap dengan nama dan nomor surah serta nomor ayat, 
sedangkan Hadis ditulis lengkap sanad dan rawinya serta dilengkapi footnote yang berisi: 
Nama kitab, jilid, bab, nomor hadis dan halaman. 
g. Khusus pengutipan ayat Alquran yang tidak lengkap dalam satu ayat, diberi tanda titik 
tiga buah sebelum atau sesudahnya. 
h. Anotasi (keterangan pendek) ditulis di antara dua kurung besar [ …] langsung setelah 
ungkapan atau kalimat yang diberi anotasi. Anotasi yang melebihi satu baris ditulis 
sebagai catatan kaki. 
i. Kutipan dari ayat-ayat Alquran tidak diperlukan catatan kaki karena nama dan nomor 
surah serta nomor ayat telah dituliskan dalam ayat yang dikutip. 
2. Penulisan Kutipan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka 
Teknik penulisan catatan kaki, menggunakan sistem sitasi Chicago Manual of Style 16
edition (full note, no ibid) font Times New Roman 10, ditulis secara berurutan: Nama penulis 
[tanpa pangkat dan gelar], Judul buku diketik miring, cetakan/edition [jika ada], jilid/series 
[jika ada] (Tempat/kota penerbit: Nama penerbit, Tahun terbit), nomor halaman.  
Buku yang disunting oleh editor diikuti “ed.” tanpa kurung setelah penulisan nama. Jika 
buku ditulis tanpa kota penerbit diketik “t.k.”; tanpa penerbit diketik “t.p.”; jika tanpa tahun 
terbit diketik “t.t.”. Apabila tahun penerbitan berupa tahun hijriyah diketik “H.” setelah 
penyebutan tahun. Halaman tanpa penulisan simbol halaman, langsung pada penulisan 
angka. Apabila ingin menyebutkan lagi sumber yang terdahulu harus disebutkan nama 
penulis dan diikuti dengan nama buku yang dimaksud. Dalam  penyebutan ulang ini, tidak 
digunakan istilah tertentu:  ibid., op. cit., dan loc. cit.. 
Sumber rujukan yang berasal dari bahasa Arab, ditulis dalam huruf latin berdasarkan 
pedoman transliterasi jurnal Wawasan [Legal of Congress] dengan merubah font ke Times 
New Arabic 10 (lihat pedoman transliterasi Jurnal Wawasan). 

 

Teknik penulisan daftar pustaka, menggunakan sistem sitasi Chicago Manual of Style 16 th 
edition (full note, no ibid) font Times New Roman 12, ditulis secara berurutan: Nama penulis 
ditulis nama belakangnya lebih dahulu, diikuti nama depan dan nama tengah (atau inisial). 
Judul buku (diketik miring). Cetakan/Edition. Jilid/Series (bila ada). Kota penerbit: Nama 
penerbit, Tahun penerbitan.  
Jika literatur ditulis lebih dari dua orang: Nama penulis pertama ditulis nama belakangnya 
lebih dahulu, dilanjutkan penulis kedua dan seterusnya dan nama belakang tidak perlu 
dibalik seperti penulis pertama. Ditulis 1 spasi, berurutan secara alfabetis tanpa nomor. 
Penulisan daftar pustaka tidak menggunakan et al., sebagai pengganti penulis kedua dan 
seterusnya.  
Sumber rujukan yang berasal dari bahasa Arab, ditulis dalam huruf latin berdasarkan 
pedoman transliterasi jurnal Wawasan [Legal of Congress] dengan merubah font ke Times 
New Arabic  12 (lihat pedoman transliterasi Jurnal Wawasan). 

Dibawah ini beberapa contoh catatan kaki dan daftar pustaka untuk berbagai sumber 
kutipan: 
a. Kutipan dari Buku 
1) Satu penulis. 
1Muh}ammad ‘A<bid Al-Ja>biri>, Nah}nu Wa Al-Tura>th: Qira>at Mu’a>s}irat Fi> Tura>thina> Al-Falsafi> 
(Beirut: Markaz al-Thaqafi> al-‘Arabi>, 1990), 29.

Al-Ja>biri>, Muh}ammad ‘A<bid. Nah}nu Wa Al-Tura>th: Qira>at Mu’a>s}irat Fi> Tura>thina> 
Al-Falsafi>. Beirut: Markaz al-Thaqafi> al-‘Arabi>, 1990. 

2) Dua atau tiga penulis/editor [nama tetap dicantumkan]. 
2Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam (Bandung: Rosda Karya, 
1999),47-48. 
3Morris Neiburger, James G. Edinger, and William Bonner, eds., Understanding Our Atmospheric 
Environment (San Francisco, California: W. H. Freeman, 1973), 87. 

Hakim, Atang Abd., dan Jaih Mubarok. Metodologi Studi Islam. Bandung: Rosda 
Karya, 1999. 
Neiburger, Morris, James G. Edinger, and William Bonner, eds. Understanding Our 
Atmospheric Environment. San Francisco, California: W. H. Freeman, 1973. 

3) Empat penulis/editor atau lebih, dalam catatan kaki dicantumkan hanya penulis/editor 
pertama diikuti et al., dalam daftar pustaka dicantumkan semua penulis/editor. 
4 Philip S.Gorski et al., eds., The Post-Secular in Quetion: Religion in Contemporary Society (New 
York and London: New York University Press, 2012), 135. 


Gorski, Philip S., David Kyuman Kim, John Torpey, and Jonathan Van Antwerpen, 
eds. The Post-Secular in Quetion: Religion in Contemporary Society. New York 
and London: New York University Press, 2012. 

 

4) Jika mengutip sumber yang sudah dikutip sebelumnya (tanpa ibid. dan op.cit.). 
5Jala>luddi>n Al-Suyu>t}i>, Al-Itqa>n Fi>'Ulu>m Al-Qur’a>n, Jilid 2 (Beirut: Da>rul-Fikr, t.t.),19. 
6Al-Suyu>t}i>, Al-Itqa>n Fi> 'Ulu>m Al-Qur'a>n, 77. 
7Muh}ammad ibn ‘Alawi> Al-Ma>liki> Al-H{asani>, Zubdah Al-‘Itqa>n Fi> 'Ulu>m Al-Qur'a>n (Jeddah: Da>r 
Al-Shuru>q, 1983), 24.

 

8Al-Suyu>t}i>, Al-Itqa>n Fi> 'Ulu>m Al-Qur'a>n, 83. 
9Al-H{asani>, Zubdah Al-‘Itqa>n Fi> 'Ulu>m Al-Qur'a>n, 28. 

 

Al-Suyu>t}i>, Jala>luddi>n. Al-Itqa>n Fi> ‘Ulu>m Al-Qur’a>n. Jilid 2. Beirut: Da>rul-Fikr, t.t. 
Al-H{asani>, Muh}ammad ibn ‘Alawi> Al-Ma>liki>. Zubdah Al-‘Itqa>n Fi> ‘Ulu>m Al-Qur’a>n. 
Jeddah: Da>r Al-Shuru>q, 1983. 

 

5) Jika  buku yang dikutip lagi itu lebih dari satu jilid, dan yang digunakan lebih dari satu 
jilid. 
10Al-Zarkashi>, Al-Burha>n Fi>'Ulu>m Al-Qur'a>n, Jilid 1 (Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1391 H.), 45. 
11Al-Zarkashi>, Al-Burha>n Fi>'Ulu>m Al-Qur'a>n, Jilid 2 (Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1391 H.), 16. 

 

Al-Zarkashi>. Al-Burha>n Fi>‘Ulu>m Al-Qur’a>n. Jilid 1. Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1391 H. 
———. Al-Burha>n Fi>‘Ulu>m Al-Qur’a>n. Jilid 2. Beirut: Da>r al-Ma’rifah, 1391 H. 

 

6) Buku teks terjemahan.  


12 Mark Woodward, Islam Jawa: Kesalehan Normatif versus Kebatinan, trans. Hairus Salim “Islam 
in Java: Normative Piety and Mysticism” (Yogyakarta: LKiS, 1999), 88. 

 

Woodward, Mark. Islam Jawa: Kesalehan Normatif versus Kebatinan. Translated by 
Hairus Salim “Islam in Java: Normative Piety and Mysticism”. Yogyakarta: 
LKiS, 1999. 

 

7) Buku terbitan lembaga/badan/organisasi yang tidak ada nama penulisnya. 
13 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pendidikan Anti Korupsi Untuk 
Perguruan Tinggi, Cetakan I (Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Bagian Hukum, 2011), 38. 

 

Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik. Pendidikan Anti 
Korupsi Untuk Perguruan Tinggi. Cetakan I. Jakarta: Direktorat Jenderal 
Pendidikan Tinggi Bagian Hukum, 2011. 

 

b. Kutipan dari artikel  
1) Artikel Jurnal Ilmiah 
Dalam catatan kaki: Nama penulis artikel, “judul artikel ditulis di antara tanda petik 
rangkap,” Nama jurnal dimiringkan, Volume, Issue/Nomor (Tahun terbit): Nomor 
halaman yang dikutip, doi (jika ada).  
Dalam daftar pustaka: Nama belakang penulis, Nama depan dan tengah. “Judul 
artikel.”Nama Jurnal (cetak miring) Volume, Nomor/Issue (Tahun terbit): Halaman 
Artikel. Doi (jika ada) 

 

Jurnal yang penulisan titimangsa terbitnya: Volume dan Tahun 
14Husnul Qodim, “Dinamika Salafisme Di Indonesia: Akar Intelektualitas Dan Orientasi Ideologis 
Yang Beragam,” Tashwirul Afkar: Jurnal Refleksi Pemikiran Keagamaan & Kebudayaan 21 (2007), 
65. 

 

Jurnal yang penulisan titimangsa terbitnya: Volume, Issue/Nomor dan Tahun 
15 Lyn Parker, Irma Riyani, and Brooke Nolan, “The Stigmatisation of Widows and Divorcees 
(janda) in Indonesia, and the Possibilities for Agency,” Indonesia and The Malay World 44, no. 128 
(2016): 30, doi:10.1080/13639811.2016.1111677.  

 

Parker, Lyn, Irma Riyani, and Brooke Nolan. “The Stigmatisation of Widows and 
Divorcees (janda) in Indonesia, and the Possibilities for Agency.” Indonesia and 
The Malay World 44, no. 128 (2016): 27–46. 
doi:10.1080/13639811.2016.1111677. 
Qodim, Husnul. “Dinamika Salafisme Di Indonesia: Akar Intelektualitas Dan 
Orientasi Ideologis Yang Beragam.” Tashwirul Afkar: Jurnal Refleksi Pemikiran 
Keagamaan & Kebudayaan 21 (2007): 46–74. 

 

2) Artikel dalam bab atau bagian lain dari buku kompilasi/book section dengan editor 
atau terjemahan. 
16Wilfred Cantwell Smith, “Scripture as Form and Concept: Their Emergence for the Western 
World,” in Rethinking Scripture: Essays from a Comparative Perspective, ed. Miriam Levering (New 
York: State University of New York Press, 1989), 31. 
17Maribeth Erb, “Kebangkitan Adat Di Flores Barat: Budaya, Agama Dan Tanah,” dalamAdat 
Dalam Politik Indonesia, ed. Jamie S. Davidson, David Henley, and Sandra Moniaga, trans. Emilius Ola 
Kleden and Nina Dwisasanti “The Revival of Tradition in Politics: The Deployment of Adat from 
Colonialism to Indigenism” (Jakarta: YOI dan KITL, 2010), 270. 

 


Erb, Maribeth. “Kebangkitan Adat Di Flores Barat: Budaya, Agama Dan Tanah.” 
DalamAdat Dalam Politik Indonesia, edited by Jamie S. Davidson, David 
Henley, and Sandra Moniaga, translated by Emilius Ola Kleden dan Nina 
Dwisasanti “ The Revival of Tradition in Politics: The Deployment of Adat from 
Colonialism to Indigenism,” 269–299. Jakarta: YOI dan KITL, 2010. 
Smith, Wilfred Cantwell. “Scripture as Form and Concept: Their Emergence for the 
Western World.” In Rethinking Scripture: Essays from a Comparative 
Perspective, edited by Miriam Levering, 29–57. New York: State University of 
New York Press, 1989. 

 

3) Artikel dari Ensiklopedi. 
16Parvis Morewedge, “Theology,” ed. John L. Esposito et al., The Oxford Encyclopedia of The 
Modern Islamic World, vol. 4 (New York: Oxford University Press, 1995), 214. 

 

Morewedge, Parvis. “Theology.” Edited by John L. Esposito, Shahrough Akhavi, 
Yvonne Yazbeck Haddad, James P. Piscatori, Abdulaziz Sachedina, Sharon 
Siddique, John O. Voll, and Fred R. von der Mehden. The Oxford Encyclopedia 
of The Modern Islamic World. Vol.4. New York: Oxford University Press, 1995. 

 

4) Artikel dari surat kabar atau majalah. 
18Usep Romli, “Trend Wisata Alam: Ngitung Lembur, Ngajajah Milang Kori,” Pikiran Rakyat, 
Bandung, 5 Januari 2013, 25. 

 

Romli, Usep. “Trend Wisata Alam: Ngitung Lembur, Ngajajah Milang Kori.” Pikiran 
Rakyat. Bandung. 5 Januari 2013. 

 

c. Kutipan dari Tesis/Disertasi yang tidak diterbitkan. 
3Nuryah Asri Sjafirah, “Transformasi Identitas Pelaku Konversi Agama Etnis China” (Disertasi 
Program Pascasarjana, Universitas Padjadjaran Bandung, 2010), 177. 

 

Sjafirah, Nuryah Asri. “Transformasi Identitas Pelaku Konversi Agama Etnis China.” 
Disertasi Program Pascasarjana, Universitas Padjadjaran Bandung, 2010. 

 

d. Kutipan prosiding konferensi/seminar/simposium. 
1Muhammad Yasir Alimi, “When Religion Fails to Nature Character”, (Prosiding International 
Conference Ethics in Development, Semarang, 17-19 Juli 2011), 59. 

 

Alimi, Muhammad Yasir. “When Religion Fails to Nature Character.” Prosiding 
International Conference Ethics in Development, Semarang, 17-19 Juli 2011. 

 

e. Kutipan dari makalah ilmiah yang dipresentasikan dalam seminar atau 
konferensi. 
1Rachel Adelman, “Such Stuffas as Dreams Are Made On: God’s Footstool in the Aramaic Targumim 
and Midrashic Tradition” (Paper presented at the annual meeting of the Society of the Biblical Literature, 
New Orleans, Lousiana, 21-24 November 2009), 14. 

 

Adelman, Rachel. “Such Stuffas as Dreams Are Made On: God’s Footstool in the 
Aramaic Targumim and Midrashic Tradition.” Paper presented at the annual 
meeting of the Society of the Biblical Literature, New Orleans, Lousiana, 21-24 
November2009. 

 

f. Kutipan dari Web Page (internet). 


21 Harun Yahya, “Keajaiban Hujan,” 2011, diakses tanggal 3 Nopember 2016, 
http://id.harunyahya.com/id/Artikel /38832/KEAJAIBAN-HUJAN.  

 

Yahya, Harun. “Keajaiban Hujan,” 2011. Diakses tanggal 3 Nopember 2016. 
http://id.harunyahya.com/id/Artikel /38832/KEAJAIBAN-HUJAN.  

 

g. Kutipan dari Wawancara 
19 Komar Nuruzzaman (santri), wawancara oleh Busro, Pesantren Buntet Cirebon, tanggal 14 
November 2015. 

 

Nuruzzaman, Komar (santri), wawancara oleh Busro. Pesantren Buntet Cirebon. Tanggal 
14 November 2015. 

PEDOMAN TRANSLITERASI JURNAL WAWASAN 
Pedoman Transliterasi Jurnal Wawasan menggunakan sistem Library of Congress. Secara garis 
besar uraiannya 

Ketentuan penulisan kata sandang al (ali>f la>m), baik ali>f la>m qamariyyah maupun ali>f la>m 
shamsiyah ditulis apa adanya (al) contoh:  
 al-tafsi>r =  لتفسير al-h}adi>th =  لحديج
Ta’ Marbutah di Akhir Kata 
1. Bila dimatikan ditulis “h”, 
 h}ikmah = حكمة

Ketentuan ini tidak berlaku pada kosakata bahasa Arab yang sudah terserap ke dalam 
bahasa Indonesia seperti zakat, salat dan lain-lain kecuali memang dikehendaki sesuai 
lafal aslinya. 
2. Bila dihidupkan karena berangkaian dengan kata lain, ditulis “t” 
 ni’matullah = نعمة الله
 zaka>t al-fit}ri = زكاة  لفطر

 

Istilah keislaman (serapan): istilah keislaman ditulis dengan berpedoman kepada Kamus Besar 
Bahasa Indonesia. Berikut beberapa contoh: 

 

 

No. Transliterasi Asal Dalam KBBI 
1 Al-Qur’a>n Alquran 
2 Al-H{adi>th Hadis 
3 Sunnah Sunah 
4 Nas} Nas 
5 Tafsi>

r Tafsir 
6 Sharh} Syarah 
7 Matn Matan 
8 S{ala>t Salat 
9 Tas}awwuf Tasawuf 
10 Fiqh Fikih 
Dan lain-lain (lihat KBBI) 

 

Catatan: 
Jenis Font yang digunakan untuk transliterasi Arab-Indonesia menggunakan Times New Arabic 
dengan ketentuan ukuran 12 pt untuk tulisan pada artikel dan daftar pustaka, ukuran 10 pt untuk 
catatan kaki. Jenis Font dapat diunduh pada website Jurnal Wawasan. 
1. Untuk membuat titik dibawah: 
a. Huruf kapital (H{) dengan menekan tombol “H” diikuti{ 
b. Huruf kecil (h}) dengan menekan “h” diikuti } 
2. Untuk membuat garis di atas huruf: 
a. Huruf kapital (A<) dengan menekan “A” diikuti < 
b. Huruf kecil (a>) dengan menekan “a” diikuti > 

 


Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya x, x (xxxxx): x-xx 
Website: journal.uinsgd.ac.id/index.php/jw 
ISSN 2502-3489 (online) ISSN 2527-3213 (print) 

 

 

JUDUL DITULIS DENGAN HURUF KAPITAL MAKS. 12 KATA 
(Times New Roman 16, ditebalkan) 

 
Penulis 1 (Times New Roman 12, ditebalkan) 
Afiliasi Instansi/Lembaga, alamat Instansi/Lembaga, dan e-mail penulis (Times New Roman 10, spasi 1) 

 

Penulis 2 (Times New Roman 12, ditebalkan) 
Afiliasi Instansi/Lembaga, alamat Instansi/Lembaga, dan e-mail penulis (Times New Roman 10, spasi 1) 
_________________________ 

 

Abstract (Times New Roman 10, ditebalkan) 
Abstract is written concisely and factually, includes the purpose of research, the method of research, the result and 
conclusion of research. Abstract is written in English and Indonesian language, in account between 150 – 250 words 
in one paragraph, font Times New Roman 10. 
Keywords: 
Word 1; word 2; word 3; word 4; word 5. 
__________________________ 

 

Abstrak 
Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual, meliputi tujuan penelitian, metode penelitian, hasil dan simpulan. Abstrak 
ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia, panjang abstrak berkisar antara 150 - 250 kata dalam satu paragraf, 
huruf Times New Roman 10. 
Kata Kunci:  
Kata 1; kata 2; kata 3; kata 4; kata 5. 
__________________________ 

 

DOI: http://dx.doi.org/10.15575/jw.xxx.xxx 
Received: xxxxxx ; Accepted: xxxxxx ; Published: xxxxxxx 


Penulis 1, Penulis 2 Judul Artikel 

 

 Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya x, x (xxxxxxx): x-xx 

22 

A. PENDAHULUAN (Times New Roman 
12, ditebalkan) 
Pendahuluan ditulis huruf besar, jarak 1 
spasi dan ditebalkan. Pendahuluan 
hendaknya mengandung latar belakang 
masalah; hipotesis (bila ada), tujuan dan 
metode penelitian; umumnya artikel tidak 
terlalu ekstensif, sekitar 2 halaman 1 spasi; 
pendahuluan mengacu pada beberapa 
pustaka yang menjadi landasan teori atau 
alasan penelitian. (Times New Roman 12, 1 
spasi). 

 

B. HASIL DAN PEMBAHASAN 
Hasil Dan Pembahasan ditulis huruf 
besar, jarak 1 spasi dan ditebalkan. Sajian 
dalam hasil dan pembahasan ditulis secara 
bersistem, hanya hasil data/informasi yang 
terkait dengan tujuan penelitian; 
sederhanakan tabel dan menggunakan tabel 
terbuka, dan gambar peta lebih difokuskan 
pada objek yang diteliti serta jangan terlalu 
besar ukuran filenya serta rumit 
(diupayakan dalam format JPG); tabel dan 
gambar diberi nomor urut. Contoh 
penulisan tabel: Tabel 3. 
Penggunaan sub judul dalam 
pembahasan sesuai dengan keperluan 
pembahasan. Contoh: 
1. Sub Bab 1 (Times New Roman 12, 
ditebalkan) 
a. Sub Sub Bab 1 
b. Sub Sub Bab 2 
c. Sub Sub Bab 3 
2. Sub Bab 2 (Times New Roman 12, 
ditebalkan) 
3. Sub Bab 3 (Times New Roman 12, 
ditebalkan). 
Teknik pengutipan sumber rujukan 
menggunakan catatan kaki/footnote, 
menggunakan sistem sitasi Chicago Manual of 
Style 16

th edition (full note, no ibid) font Times 
New Roman 12, contoh: footnote buku

1 ; buku 

                                                 

 

1 Muh}ammad ‘A<bid Al-Ja>biri>, Nah}nu Wa Al-
Tura>th: Qira>at Mu’a>s}irat Fi> Tura>thina> Al-Falsafi> 
(Beirut: Markaz al-Thaqafi> al-‘Arabi>, 1990), 59.  

dengan empat penulis/editor

2 ; mengutip lagi3 

; artikel jurnal

4 ; website5 ; wawancara6. 
Selengkapnya lihat contoh di ketentuan teknis 
penulisan catatan kaki. 

 

C. SIMPULAN 
Simpulan hendaknya merupakan 
jawaban atas pertanyaan penelitian, dan 
diungkapkan bukan dalam kalimat 
stastistik. 

 

DAFTAR PUSTAKA 
Teknik penulisan daftar pustaka, 
menggunakan sistem sitasi Chicago 
Manual of Style 16

th edition (full note, no 
ibid) font Times New Roman12. Lihat 
contoh berikut (selengkapnya bisa dilihat 
pada ketentuan teknis penulisan daftar 
pustaka): 
Al-Ja>biri>, Muh}ammad ‘A<bid. Nah}nu Wa Al-
Tura>th: Qira>at Mu’a>s}irat Fi> Tura>thina> Al-
Falsafi>. Beirut: Markaz al-Thaqafi> al-
‘Arabi>, 1990. 
Gorski, Philip S., David Kyuman Kim, 
John Torpey, and Jonathan Van 
Antwerpen, eds. The Post-Secular in 
Quetion: Religion in Contemporary 
Society. New York and London: New 
York University Press, 2012. 
Parker, Lyn, Irma Riyani, and Brooke 
Nolan. “The Stigmatisation of Widows 
and Divorcees (janda) in Indonesia, and 
                                                 

 

2 Philip S. Gorski et al., eds., The Post-Secular in 
Quetion: Religion in Contemporary Society (New York 
and London: New York University Press, 2012), 77. 
3 Gorski et al., The Post-Secular in Quetion: 
Religion in Contemporary Society, 83. 
4 Lyn Parker, Irma Riyani, and Brooke Nolan, “The 
Stigmatisation of Widows and Divorcees (janda) in 
Indonesia, and the Possibilities for Agency,” Indonesia 
and The Malay World 44, no. 128 (2016): 30.  
5Harun Yahya, “Keajaiban Hujan,” 2011, diakses 
tanggal 3 Nopember 2016, 
http://id.harunyahya.com/id/Artikel 
/38832/KEAJAIBAN-HUJAN.  
6Komar Nuruzzaman (santri), wawancara oleh 
Busro, Pesantren Buntet Cirebon, tanggal 14 November 
2015.  


Penulis 1, Penulis 2 Judul Artikel 

 

Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya x, x (xxxxxxx): x-xx 23 

the Possibilities for Agency.” Indonesia 
and The Malay World 44, no. 128 
(2016): 27–46.  

 

Internet 
Yahya, Harun. “Keajaiban Hujan,” 2011. 
Diakses tanggal 3 Nopember 2016. 
http://id.harunyahya.com/id/Artikel 
/38832/KEAJAIBAN-HUJAN.