A KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK BAGI PESERTA DIDIK (Kajian Deskriptif Analitik Terhadap QS. Al-Isra`[17] :1)
Abstrak
Kisah isrâ mi’raj Nabi Muhammad Saw. diabadikan dalam firman Alloh QS.al-Isrâ`:1, meskipun dalam paparan yang singkat Namun dibalik redaksional teks singkat terkandung makna pendidikan didalamnya. Inilah yang melatar-belakangi penulis untuk mengkajinya secara khusus dari sudut pandang pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam, akhlak dan metode pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq menurut perspektif QS.al-Isrâ`:1 dan peristiwa isrâ` mi’raj. Metode yang digunakanya adalah metode deskriptif analitik sebagai pisau bedahnya. Pendekatanya induktif, deduktif dan hermeuneutik yang digunakan untuk menafsir pesan Ilahi dalam al-Qur’an. Sebagai Kesimpulan hasil generalisasi analisa data yang ada.sebagai berikut, yaitu: pertama secara implisit QS.al-Isrâ`:1 menunjukan nilai pendidikan Islam bahwa pendidikan lahir dari sebuah ketakjuban terhadap kekuasaan Alloh yang dapat dilaksanakan di Alam terbuka dan menjadi bagian ibadah yang harus berangkat dari sebuah niat suci untuk mencapai tujuan suci dalam rangka memahami ayat Alloh dengan menggunakan piranti pendengaran dan penglihatan Kedua kisah isrâ`mi’râj mengajarkan bahwa nilai-nilai akhlak yang perlu ditanamkan kepada peserta didik adalah nilia-nilai akhak kepada Tuhan dan nilai-nilai akhlak kepada sesama manusia, sebagaimana disimbolkan melalui bacaan takbir dan salam dalam shalat. Ketiga, metode yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak kepada peserta didik melaui metode kisah yang ditayangkan melalui media, dan metode dialogis berbasis salam kasih sayang.