SENI RETORIKA DALAM PENYIARAN BERBAHASA SUNDA (ANALISIS PENYIAR SUNDA DI RADIO PURBASORA 105. 7 FM)
Kata Kunci:
Retorika, radio, implementasi, penyiaranAbstrak
Penyiar adalah seorang yang bekerja dengan melakukan komunikasi antar manusia. Istilah penyiar biasanya sering digunakan untuk seorang pembawa acara di radio. Penyiar bekerja di industri media massa yang memegang peranan krusial dalam menyampaikan informasi, hiburan dan budaya kepada masyarakat luas. Dalam konteks ini, penyiar memiliki peran penting dalam menjembatani pesan antara produsen konten dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni retorika dalam penyiaran berbahasa Sunda, dengan fokus analisis penyiar Sunda di Radio Purbasora. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif untuk menggambarkan dan menganalisis hasil penelitian. Teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan penyiar Sunda dari Radio Purbasora dan membaca beberapa artikel serta jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar memiliki kemampuan seni retorika dalam penyiaran berbahasa Sunda yang baik untuk membentuk seni berbahasa Sunda yang nyunda. Penyiar yang memiliki seni retorika yang baik, kemampuan menyampaikan yang baik, penerapan bahasa Sunda yang baik dan kredibilitas yang tinggi cenderung lebih disukai oleh pendengar. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang seni retorika seorang penyiar dan implementasinya terhadap penerapan berbahasa Sunda yang baik.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL HARMONI KOMUNIKA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.